Siapa yang tidak suka berlibur? No one! Everybody loves holiday. Tapi jangan sampai euforia liburan membuat Anda lupa untuk tetap ramah lingkungan lho... Here are the things that you can do:
1. Gunakan kendaraan yang keluaran emisi CO2nya kecil. Walaupun mobil hybrid masih jarang di Indonesia, pilihlah mobil yang gas buangnya paling sedikit. Atau, tinggalkan saja mobil Anda di rumah, gunakan kendaraan umum atau nebeng.
2. Gunakan sarana transportasi massal. Anda bisa menyewa sepeda, naik delman, naik becak, atau berjalan kaki untuk menikmati keindahan dan keunikan daerah yang kita kunjungi termasuk tempat-tempat indah yang tersembunyi.
3. Bertemanlah dengan banyak orang saat di perjalanan. Siapa tahu Anda bisa share kendaraan. Hemat emisi CO2, hemat biaya perjalanan, dan liburan pun akan semakin menyenangkan. The more the merrier!
4. Belilah makanan di kaki lima, warung, atau restoran penduduk. Hal ini dapat mengurangi emisi yang digunakan untuk mengangkut bahan makanan dari lokasi yang jauh. Anda pun bisa memberikan kontribusi langsung pada kehidupan ekonomi masyarakat lokal. Dan biasanya, makanan di warung lokal jarang yang menggunakan plastik/sterofoam.
5. Bawalah botol minuman Anda sendiri sehingga bisa diisi ulang. Tak perlu lagi beli botol minuman plastik kan?...
6. Jika Anda ingin belanja oleh-oleh untuk dibawa pulang, bawalah kantong belanja sendiri sehingga Anda mengurangi pemakaian sampah plastik.
7. Disiplinkan diri Anda dengan tidak membuang sampah sembarangan.
8. Pilih tujuan wisata yang menawarkan layanan yang lebih 'hijau' atau punya program lingkungan.
9. Dengan berlibur, Anda pasti akan banyak menggunakan toilet umum. Jika tersedia, pilih hand dryer daripada tisu kertas. Energi listrik yang dikeluarkan hand dryer lebih sedikit dibandingkan energi yang dibutuhkan dalam proses produksi tisu kertas tersebut. Hand dryer juga lebih hieginis karena angin panasnya dapat membunuh bakteri.
And we guarantee, being a responsible traveler is (more) fun!
Showing posts with label tips. Show all posts
Showing posts with label tips. Show all posts
Tuesday, June 28, 2011
Hijaukan Perangkat Elektronik Anda di Rumah
Teknologi sudah menjadi salah satu kebutuhan manusia. Apalagi kalau bukan karena fungsinya yang canggih dan praktis. Rumah pun rasanya seperti rumah purba jika tanpa peralatan elektronik seperti televisi, kulkas, vacum cleaner, dan masih banyak lagi.
Tidak salah jika Anda punya suatu 'ketergantungan' terhadap peralatan elektronik di rumah, namun ada beberapa hal yang harus Anda tahu. Jadilah konsumer pintar dengan tidak membuang-buang energi dari berbagai peralatan elektronik yang Anda miliki. Untuk menghindarinya, berikut beberapa tip dari kami:
1. Go rechargeable
Lima belas milyar baterai diproduksi setiap tahunnya, yang sebagian besar adalah jenis baterai disposable (sekali pakai), dan sebagian kecil dari baterai tersebut yang bisa didaur ulang. Pilih baterai yang bisa diisi ulang. Alternatifnya bisa dengan lithium-ion (Li-Ion) dan nickel metal hydride (NiMH).
2. Matikan dan cabut!
Matikan peralatan listrik jika tidak dipakai. Lepaskan juga steker dari sambungan listrik karena kondisi seperti itu masih memakan energi. Opsi 'stand by' tidak menjamin energi dari perangkat elektronik Anda terbuang sia-sia.
3. Pilih yang paling hemat energi
Sekarang sudah semakin banyak brand-brand yang mengeluarkan produk berbasis eco-friendly.
4. Jangan dibuang!
Jika Anda membeli alat elektronik baru, misalnya televisi, DVD, telepon, dan lain sebagainya, jangan buang barang lama Anda! Anda bisa melelang, atau memberikan ke lembaga-lembaga yang mau menerima barang tersebut.
5. Tidak selalu harus baru
Membeli barang second tidak buruk kok. Jika Anda teliti memilih, Anda bisa mendapatkan barang-barang yang kondisinya tidak jauh berbeda dengan yang baru. Dengan membeli barang second, Anda tidak perlu khawatir energi (dan polusi) yang terbuang dalam memproduksi barang baru tersebut.
6. Rajin membersihkan
Bersihkan barang-barang elektronik Anda seperti saringan penghisap deb dan saringan AC. Saringan yang tersumbat menyebabkan motor bekerja lebih berat sehingga menggunakan lebih banyak listrik.
Banyak yang masih bisa Anda lakukan. All you have to do is finding it out, and be creative! :)
Tidak salah jika Anda punya suatu 'ketergantungan' terhadap peralatan elektronik di rumah, namun ada beberapa hal yang harus Anda tahu. Jadilah konsumer pintar dengan tidak membuang-buang energi dari berbagai peralatan elektronik yang Anda miliki. Untuk menghindarinya, berikut beberapa tip dari kami:
1. Go rechargeable
Lima belas milyar baterai diproduksi setiap tahunnya, yang sebagian besar adalah jenis baterai disposable (sekali pakai), dan sebagian kecil dari baterai tersebut yang bisa didaur ulang. Pilih baterai yang bisa diisi ulang. Alternatifnya bisa dengan lithium-ion (Li-Ion) dan nickel metal hydride (NiMH).
2. Matikan dan cabut!
Matikan peralatan listrik jika tidak dipakai. Lepaskan juga steker dari sambungan listrik karena kondisi seperti itu masih memakan energi. Opsi 'stand by' tidak menjamin energi dari perangkat elektronik Anda terbuang sia-sia.
3. Pilih yang paling hemat energi
Sekarang sudah semakin banyak brand-brand yang mengeluarkan produk berbasis eco-friendly.
4. Jangan dibuang!
Jika Anda membeli alat elektronik baru, misalnya televisi, DVD, telepon, dan lain sebagainya, jangan buang barang lama Anda! Anda bisa melelang, atau memberikan ke lembaga-lembaga yang mau menerima barang tersebut.
5. Tidak selalu harus baru
Membeli barang second tidak buruk kok. Jika Anda teliti memilih, Anda bisa mendapatkan barang-barang yang kondisinya tidak jauh berbeda dengan yang baru. Dengan membeli barang second, Anda tidak perlu khawatir energi (dan polusi) yang terbuang dalam memproduksi barang baru tersebut.
6. Rajin membersihkan
Bersihkan barang-barang elektronik Anda seperti saringan penghisap deb dan saringan AC. Saringan yang tersumbat menyebabkan motor bekerja lebih berat sehingga menggunakan lebih banyak listrik.
Banyak yang masih bisa Anda lakukan. All you have to do is finding it out, and be creative! :)
Subscribe to:
Posts (Atom)